Dua orang tergeletak dalam heningnya gemuruh jiwa
Satu nyawa bersender pada pustaka tak berwana
Mencari satu hati yang hilang bersama perjuangannya
Jujur adalah sebuah rantai raksasa yang membelenggu kaki mungilmu
Canda hanyalah kamuflase yang tak berujung
Ketika tawa menyisakan luka di hati pengembara
Ku cari dawai menyusuri lorong bergema
Ku jelajahi setiap sudut bumi
Ku bentangkan mata menerawang terbitnya matahari
Hanya untuk mencarimu.... hanya untuk menunggu bertemu denganmu lagi....
No comments:
Post a Comment