Entah apa yang ada dalam benaknya. Yang ku tahu dia selalu menyembunyikan sesuatu yang berhubungan dengan orang-orang (Laki-laki) yang mungkin punya "kedekatan khusus" dengan dirinya.
Hanya ALLAH Yang Maha Tahu segala apa yang dia sembunyikan sebenarnya. Aku tak pernah tahu pasti siapa yang sebenarnya dia cintai jauh di dalam hatinya. Mungkin saat ini yang terlihat dekat (secara fisik) dengannya adalah aku. Tapi aku gak tahu kenapa dia mau dekat denganku. Apakah dia hanya kasihan terhadapku? Apakah hanya karena gak enak atau gak tega? Ataukah dia memang mencintaiku seperti aku mencintai dirinya?
Berulang kali ku mantapkan hati bahwa dia ada rasa ke aku. Tapi kadang itu sirna ketika aku tahu dia sering sms an dengan seseorang lelaki. Atau mungkin bukan hanya lelaki itu saja. Yang kadang kulihat wajahnya senyum berseri dan tersipu malu ketika menerima sms dari orang tersebut (entah siapa). Memang aku cemburu terhadap sikap-sikap dia ke orang-orang itu. Yah mungkin karena aku adalah orang yang tak pandai mengambil hati seorang wanita. Aku tak pandai berbicara, tak pandai membuat dia tersenyum berseri atau bahkan tersipu malu. Aku mungkin terlalu apa adanya. Merayu pun aku tidak bisa, yang ada kemungkinan dia pasti malah gak suka.
Aku tak pernah tahu mengapa semua yang aku lakukan ke dia, tak membuatnya membuka pintu hatinya untukku. Apakah mungkin karena aku terlalu tua baginya? (walaupun selisihnya sebenarnya tak sampai seperti pasangan artis yang tenar itu). Ataukah sebenarnya dia telah mencintai seseorang di sana yang entah aku tahu orang tersebut atau tidak. Atau karena kehidupanku yang mungkin identik dengan kaum proletar, yang tak punya apa-apa. Mungkin di matanya aku benar-benar pengangguran sejati.
Yah mungkin saat ini aku terlihat pengangguran meski aku telah berusaha untuk tiap malam mengupdate ilmu komputerku, agar ketika aku mendapat orderan di bidang komputer aku bisa mengatasi masalah-masalah dari pelanggan.Selain itu aku juga sering mengupdate kemampuan musikku secara online karena aku ngelesin gitar anak kelas satu SMP. Meski basic ku bukan di bidang komputer atau music, aku berusaha keras untuk bisa mendapatkan uang dari kemampuan dua hal itu. Walaupun sebenarnya tak ada satupun modal barang yang aku miliki, laptop atau PC belum punya, gitarpun aku belum punya. Jadi semua yang kupelajari murni lewat penjelajahan secara pribadi dan mungkin butuh waktu banyak.Dan media penghasilanku dari itu semua, masih berupa barang pinjaman dari orang.
Mungkin terlalu lebar perbedaan tingkat ekonomi di antara aku dengannya. Secara sosial kultural, mungkin akan sangat susah baginya mengerti dan memahami kesulitan-kesulitan yang aku alami. Mungkin mudah bagi seseorang yang sudah beruang untuk mengatakan segala sesuatu, dengan cepat dan praktis. Sedangkan mungkin bagi orang sepertiku, banyak sekali kendala yang harus dihadapi. Pengen kerja gak diterima2, lalu pengen buka usaha sendiri tapi gak punya tempat dan modal, kemudian pengen pinjam uang ke bank untuk modal akan tetapi sama sekali tak punya jaminan(karena sertifikat tanah pun tak punya), pengen pinjam modal ke teman (banyak yang ragu2, apa bisa?, karena tidak adanya jaminan). Mungkin jika ini terjadi pada masa dulu tidak terlalu berat karena persaingan masih dengan ratio besar (ratio lapangan kerja dibanding jumlah usia produktif). Sedangkan saat ini jumlah lapangan kerja terbatas dengan jumlah orang yang super banyak.Telah ku masukkan lamaran ke mana-mana dg ijazah SMAku, tapi belum ada satupun yang masuk secara mulus. ada saja yang meminta uang agar bisa diterima kerja di suatu instansi.
Di sisi lain, kadang dia begitu sangat perhatian, meski tak terungkapkan lewat kata-kata, kadang-kadang bisa membuatku merasa begitu sangat nyaman di dekatnya, kadang dia bisa membuatku tertawa terbahak-bahak karena dia memang orang yang lucu. Kadang aku di buat nya terharu ketika ku melihat dia perhatian dengan orang-orang gak mampu.Dia mampu menumbuhkan semangatku menjadi berlipat-lipat, Hingga sudah 6 bulan an aku bisa terlepas dari obat jantung yang sering aku konsumsi. Aku tak tahu arti aku apa bagi kehidupannya, entah berarti entah tidak, tapi yang jelas dia wanita yang sangat spesial bagiku, sangat istimewa.
No comments:
Post a Comment