Berhentilah menyalahkanku dengan tatapan mata itu......
ragu, kecewa, terluka..........
semua itu dibebankan kepadaku........
aku bukan mereka........ aku tak kan bisa menjadi mereka....... yang harus kuat...... yang harus cerdas.... yang harus... yang harus...... dan yang harus ........... aku tidak butuh nasihat....... cukup dampingi aku saat ku jatuh....... karena aku bukan mereka......
kenapa harus kelemahanku yang menjadi hiasan mata kalian.............. rasakan kelebihanku ke dalam jiwa dan hati kalian...... maka kalian akan mengerti...........
jiwa ini tak sekuat Nabi...... raga ini tak sekuat karang..........
kembali rasa syukur kepada-Nya dipertanyakan....
jika kalian merasa memiliki aku..... maka terimalah aku apa adanya......
dan untuk itu aku bisa berjalan maju............... ke segala arah.........
No comments:
Post a Comment