Sunday, 9 March 2008

PSIKOLOG

Ada salah seorang psikolog wanita, dia sangat terkenal di beberapa kota sebagai psikolog terbaik bertaraf nasional. Dia terkenal sangat sukses menangani berbagai kasus psikologis. Bahkan bayarannya sebagai seorang psikolog sanggup membuat dia memiliki rumah mewah. Hingga Kemudian ada seorang psikopat datang padanya di kantornya.

Psikolog itu bertanya: "maaf pak, ada yang bisa saya bantu?". Orang itu menjawab:"Begini Bu, saya selalu bingung mengapa orang-orang menganggap saya aneh". Lalu psikolog itu bertanya: "kira-kira hal aneh apa yang anda lakukan sehingga anda dipandang seperti itu?". Orang itu menjawab: "saya selalu merasa saya ini penjahat, dan harus selalu berbuat jahat. Tapi masalahnya, saya sampai sekarang sangat susah melakukan kejahatan itu". Sambil tersenyum penuh kelicikan kepada psikolog tersebut, dia bertanya: "bagaimana pendapat Ibu tentang hal itu?". Dengan sedikit rasa takut, psikolog tersebut menjawab: "Carilah orang yang mampu membantumu keluar dari masalah ini". Lalu psikopat itu mendadak marah: " Ibu ini bagaimana? justru itulah sebabnya saya mendatangi anda. Kenapa anda menyuruh saya mencari orang yang tepat, sedangkan anda adalah orang yang terbaik. Apakah anda sadar apa yang telah anda katakan??".

Psikolog tersebut mencoba untuk tenang dan menjawab,"Yach mungkin karena keberhasilan anda secara bersih tidak ada, sehingga anda mencari keberhasilan dengan cara yang tidak bersih". Karena geram dikatakan seperti itu si "pasien" itu menjawab: "Tidak tahukah kau, aku ini adalah seorang pengusaha yang sangat terkenal, kekayaanku tiada ternilai, hingga aku bingung apa yang harus kukerjakan lagi. Itulah sebabnya mengapa aku ingin melakukan sesuatu yang bisa di lakukan penjahat". Lalu mereka berdua terdiam. Sang psikolog pun terkejut, mengapa ada seorang yang Pengusaha yang sangat Sukses sekali dan terkenal, tiba-tiba ingin jadi penjahat.

Tiba-tiba pasien itu, mendekat dengan pelan dan berkata dengan lembut, "Lalu, engkau sendiri bagaimana? apakah engkau benar-benar sukses. Di umurmu yang 53 tahun, engkau belum mempunyai suami, apalagi anak. Engkau terhanyut dalam kesuksesanmu hingga engkau tidak sadar waktu telah memakan umurmu. Tidak kah kau merasa sepi....?? Siapa yang akan merawat di hari tuamu jika engkau tidak mempunyai anak....???? Bagaimana bisa engkau menjadi psikolog handal jika kehidupan keluarga pun belum kau jamah??? Apakah engkau hanya mengandalkan teori-teori yang ada tanpa melihat, mengamati dan merasakan realita dan perkembangan sosial yang ada. Tidakkah kau tahu, keluarga adalah lingkungan sosial terkecil. Bagaimana engkau menjadi seorang psikolog bagi berbagai tingkat sosial di masyarakat sedangkan lingkungan sosial yang terkecilpun engkau tidak punya".

No comments: