Sunday, 9 March 2008

KOMUNIKASI

Di jaman yang serba canggih ini, ternyata masih butuh kepandaian berkomunikasi verbal yang tinggi. Padahal fasilitas sudah ada. Dengan telepon kita bisa berkomunikasi tanpa rintangan jarak. tapi apa yang terjadi jika antara si penelpon dan yang di telpon mis-understanding. Kemarin aku mencoba mendeskripsikan bagaimana cara memasang Hardisk SATA ke dalam komputer kepada seorang temanku melalui komunikasi HP. Saat itu masjid sebelah tengah nyetel ngaji dengan keras dan suara paduan gereja sebelah lagi membuatku berkata dengan suara yang lantang. Eh ternyata, suara lantangku ditanggapi dengan salah. Aku dikira membentak-bentak temanku tersebut. Padahal tidak pernah ada niatan aku melakukan itu.

Yach begitulah kelemahan teknologi, mereka yang saling bicara tidak tahu kondisi lingkungan yang satu dengan yang lain. May be, butuh pertanyaan Ontologis untuk mengoperasikan teknologi. Karena teknologi dibangun pasti dengan maksud mensejahterakan manusia, bukan untuk manusia saling menghancurkan satu sama lainnya. SEPAKAT.....................?????????

1 comment:

Anonymous said...

jika tak ada ruang di antara kita maka kehancuran pasti terjadi.

ada pendapat bijak mengenai sebuah komunikasi kawan, jika dalam suatu hubungan kau tak pernah bertengkar dengan kawanmu atau dengan kata lain baik-baik saja, maka bersiap-siaplah mati muda. (diambil dari pengalaman seorang yang tengah mengarungi pernikahan)

so kunci kesuksesan ialah manajemen komunikasi yang tepat.

^_^
lilih
http://noelcatatanseorangjomblo.blogspot.com