Di sebuah bus duduk seorang anak yang mo pulang ke kampung halamannya. Dia duduk di atas bagian mesin, dekat dengan sang sopir. Kebanyakan sang sopir berwajah garang, namun sopir tersebut menampakkan wajah yang sangat murung. Anak SMU tadi cuma duduk mengamati. Di lain waktu, naiklah anak SMU tadi ke dalam bus yang sama yang di sopiri oleh orang yang sama hari sebelumnya. Begitu seterusnya hingga tak terasa sudah 2 bulan mereka sering ketemu. Anak SMU tadi memang hobi duduk di dekat sopir. Karena ingin tahu jalannya bus. Ketika bus sedang ngetem di suatu terminal kecil, anak itu mencoba bertanya pada bapak sopir . Karena Anak itu mendapati bapak yang selalu murung tersebut. Anak tersebut bertanya: " Ada apa Pak? dari pertama saya bertemu Bapak, bapak saya amati selalu murung?". Bapak itu menjawab: "Begini nak, aku memang seorang sopir. aku selalu bingung, bagaimana di akhirat kelak. Ketika aku sudah tiada. Aku sangat jarang melakukan ibadah, hanya sholat lima waktu yang aku jalankan. kemarin kernetku meninggal. aku jadi kepikiran bagaimana dengan amalanku dan ibadahku. sedangkan lebih dari dua pertiga waktuku untuk menyopir, selebihnya tidur dan aktivitas biasa?"
Setelah mengumpulkan keberaniannya, anak tersebut berkata pada sopir tersebut: "Pak, bapak tidak perlu risau dengan ibadah bapak. Begini Pak, ketika orang menuntut ilmu, maksudnya bersekolah, mereka sekaligus juga melakukan ibadah. Nah bus yang bapak sopiri ini telah mengantarkan ratusan ribu anak-anak sekolah yang tengah menuntut ilmu. Dengan begitu bapak telah membantu orang-orang yang tengah beribadah. Artinya, Insya Allah bapak juga mendapatkan pahala dari menolong anak-anak yang tengah beribadah, karena Bapak telah mengantarkan mereka ke tempat tujuan mereka dengan selamat. Bayangkan pak, jika dari satu anak saja bapak bisa mendapatkan 1 pahala saja, maka bapak telah mengumpulkan ratusan ribu pahala".
Setelah mengumpulkan keberaniannya, anak tersebut berkata pada sopir tersebut: "Pak, bapak tidak perlu risau dengan ibadah bapak. Begini Pak, ketika orang menuntut ilmu, maksudnya bersekolah, mereka sekaligus juga melakukan ibadah. Nah bus yang bapak sopiri ini telah mengantarkan ratusan ribu anak-anak sekolah yang tengah menuntut ilmu. Dengan begitu bapak telah membantu orang-orang yang tengah beribadah. Artinya, Insya Allah bapak juga mendapatkan pahala dari menolong anak-anak yang tengah beribadah, karena Bapak telah mengantarkan mereka ke tempat tujuan mereka dengan selamat. Bayangkan pak, jika dari satu anak saja bapak bisa mendapatkan 1 pahala saja, maka bapak telah mengumpulkan ratusan ribu pahala".
No comments:
Post a Comment